OPTIMIS MERAIH TARGET PRODUKSI 2019

Langsa,  11-2-2019 Kebun Lama yang merupakan salah satu unit kerja PTPN I dengan luas areal konsesi 4.767 Ha dengan areal tanaman seluas 4.532,5 Ha dengan budidaya kelapa sawit yang komposisinya Tanaman menghasilkan (TM) seluas 3.202 Ha, Tanaman belum menghasilkan (TBM) 865 Ha, TMTP seluas 495,5 Ha, Bibitan seluas 6 Ha, dan areal emplasmen/lain lain 234.5 Ha. Capaian % realisasi produksi Kebun Lama ditahun 2018 terhadap realisasi 2017 adalah 104,83 % sedangkan capaian % realisasi 2018 terhadap RKAP 2018 adalah 86,80 persen.

Evaluasi biaya umum realisasi 2017 sebesar Rp. 21.690.768.000, realisasi biaya umum 2018 sebesar Rp.22.695.589.000 sedangkan RKAP biaya umum 2018 sebesar Rp. 22.173.795.009 capaian % realisasi biaya 2018 terhadap RKAP 2017 sebesar 104.47 %, sedangkan capaian % realisasi biaya 2018 terhadap RKAP 2018 sebesar 102.19 %.

Ada kenaikan biaya umum sebesar 2,19 % ditahun 2018 yang diakibatkan tidak tercapainya produksi hanya mencapai 86.80%. Laba Rugi UP kebun lama tahun 2018 adalah capaian % realisasi biaya 2018 (21.081.784.000) terhadap RKAP 2017 (20.944.579.000) sebesar 100.66% sedangkan capaian % realisasi biaya 2018 (21.081.784.000) terhadap RKAP 2018 (42.508.667.000) sebesar 49.69%.

Belajar pengalaman ditahun 2018 Manajemen Kebun Upaya Strategy yang dilakukan oleh manajemen kebun lama di bawah pimpinan Fadli Amin selaku Manajer adalah diantaranya sbb :

  1. Terus menerus memberikan pembinaan kepada pemanen tentang bagaimana proses kegiatan panen yang baik sehingga pemanen tidak melakukan kesalahan dalam memanen TBS sesuai ketentuan dan termotivasi terhadap peningkatan pendapatan.
  2. Melakukan pengawasan pada daerah rawan pencurian dengan mengisi petugas pengamanan di pos pos pada batas gampong yang sangat rawan agar dapat melakukan pengawasan secara terus menerus.
  3. Melakukan panen bersih sesuai ancak yang ditentukan dan pengutipan berondolan diareal.
  4. Melakukan perbaikan jalan utama dan jalan panen yang rusak, membuat parit kiri dan kanan jalan pada daerah yang tergenang air pada musim hujan.
  5. Melakukan pemeliharaan pada areal TMTP dengan mengoptimalkan pemakaian tenaga dinas khusunya di afdeling 1.
  6. Melakukan bumbun dan diberikan marfu pada TU tahun 2008 yang terserang ganoderma.
  7. Melanjutkan penyelesaian tunasan yang belum selesai di tahun 2018 dengan menggunakan jasa vendor dan tenaga dinas panen apabila libur ancak panen.
  8. Melanjutkan proses pemupukan sesuai instruksi bagian tanaman Kantor Pusat.

Sebagai mana sambutan Direktur Utama (Uri Mulyari) pada pidato upacara tanggal 17 Januari 2018, Mari kita belajar dari pengalaman di tahun 2018, apa yang menjadi kekurangan mari sama-sama kita perbaiki, upaya-upaya perbaikan dan kerja keras harus kita mulai dari awal tahun, bulan demi bulan, sehingga kita tidak mengalami kesulitan pada akhir tahun. Kami sangat yakin dan optimis dengan kebersamaan, kekompakkan dan kerja keras kita semua, apa yang telah ditargetkan Pemegang Saham pada tahun 2019 ini dapat kita capai.(zhn)