All posts by humasptpn1

PTPN I MEMPERINGATI ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW.

Langsa, pelaksanaan acara hari-hari besar Islam seperti Isra’ mi’raj Nabi  Muhammad SAW merupakan tradisi  sebagai umat muslim untuk memperingati dan meningkatkan keimanan terhadap salah satu kejadian yang sangat istimewa dan satu-satunya hamba Allah SWT yang mengalaminya dalam seperempat malam diberangkatkan ke langit sebagai bentuk kecintaan Allah terhadap Nabi yaitu Nabi Muhammad SAW yang secara umum pada peristiwa tersebut sama-sama kita ketahui bahwa Nabi menerima perintah Shalat 5 waktu sehari semalam yang wajib kita laksanakan dengan sebaik-baiknya.

Direktur Utama PTPN I di Wisma Bina Warga pada tanggal 28-4-2019 dalam sambutan pada acara tersebut menyampaikan kepada seluruh  jajaran kantor Pusat dan perwakilan masing-masing kebun dan pabrik,  bahwa memperingati isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW untuk mengingatkan dengan peristiwa besar yang terjadi di dunia yang mewajibkan umat muslim untuk melaksanakan ibadah Shalat 5 waktu dalam sehari semalam.  Dalam sambutannya juga Direktur Utama menyampaikan beberapa hari lagi umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan 1440 Hijriah dan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mempersiapkan diri lahir dan bathin.  Beliau berpesan walaupun dalam bulan puasa tetapi kita harus tetap senagat dalam bekerja.

Ustad H. Riswanto. S.Kom dari Aceh Tamiang dalam ceramahnya menjelaskan tentang  kejadian Isra’ Mi’raj dan tentang kewajiban umat muslim melaksanakan ibadah Shalat 5 waktu.

Dengan memperingat isra’ mi’raj diharapkan kita sebagai umat muslim dapat mewujudkan kepribadian yang Islami dan unggul, lebih menempatkan diri dengan  melaksakan kewajiban tugas di dunia dan beribadah untuk akhirat.

 

KUNJUNGAN KOMISARIS HOLDING PTPN III (PERSERO) DI PTPN I

Langsa, 2-5-2019 Direktur Utama PTPN I yang didampingi oleh Direktur Operasional dan Direktur Komersil juga Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan  dan Kepala Bagian SDM dan Umum menyambut gembira kedatangan Komisaris Holding PTPN III (Persero) bapak Deddy Fauzi Elhakim dan Konsultan Strategic Business Advisor (Joeffly J. Bahruni) beserta rombongan di Kantor Pusat PTPN I.

Direktur Utama PTPN I menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya kepada Komisaris Holding beserta rombongan  dan berharap kedatangan tersebut membawa perubahan bagi  perusahaan dan mendapat pencerahan untuk bekal/ilmu kepada karyawan Pimpinan di PTPN I.

Kunjungan  selama dua hari tersebut untuk melihat langsung ke lapangan dalam rangka evaluasi kerja  baik di kebun-kebun maupun di pabrik dan memberikan pencerahan kepada seluruh karyawan Pimpinan PTPN I.

Dalam kunjungannya di kebun-kebun  Joeffly J. Bahruni dan Deddy Fauzi Elhakim menyampaikan teknis kerja, pekerjaan pemeliharaan, upaya-upaya peraihan produksi dan kendala-kendala yang dihadapi selama ini.  Sedangkan kunjungan ke pabrik-pabrik  untuk  melihat langsung bagaimana operasional dan penggunaan peralatan/mesin  pabrik. Penerapan SMK3 dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Menjaga losis, perolehan produksi  dan pengelolaan limbah cair dengan tidak mencemari lingkungan.

Pada hari keduanya setelah kunjungan ke kebun-kebun dan pabrik-pabrik dilanjutkan dengan pencerahan untuk seluruh karyawan pimpinan di Wisma Bina Warga PTPN I. Dalam arahannya  Komisaris Holding menyampaikan bahwa dalam kunjungan di kebun-kebun dan pabrik masih ditemukan kekurangan – kekurangan dalam bekerja baik di kebun maupun di pabrik.  Komisaris Holding dan konsultan berharap kepada seluruh karyawan pimpinan di PTPN I  dalam melaksanakan tugas sehari-hari baik di kebun maupun di pabrik dapat membina kekompakan dengan rasa kekeluargaan dan bersinergi untuk membangun perusahaan.

 

PEUSIJEUK PENANAMAN PERDANA BIBIT KELAPA SAWIT

Langsa, 2-4-2019 dengan mengucapkan Alhamdulillah  Manajemen kebun Cot Girek telah  melaksanakan peusijeuk (tepung tawar) dan doa yang dipimpin oleh Iman kebun dalam rangka penanaman perdana bibit kelapa sawit dari PN ke MN  di lokasi bibitan kebun Cot Girek PTPN I.

Pelaksanaan tersebut dihadiri oleh  karyawan pimpinan, karyawan pelaksana kebun   dan beberapa personel mahasiswa yang sedang Praktek Lapangan di sana. Penanaman bibit kelapa sawit dilaksanakan  sangat tepat di mana saat itu sedang musim hujan dan dipastikan tananam akan tumbuh dengan subur.Manajemen PTPN I menyampaikan penanaman bibit kelapa sawit ke lapangan harus benar-benar  dijaga pemeliharaannya baik rawatan dari gulma dan pemupukan harus tepat dosis,  tepat waktu, tepat cara dan tepat tempat sehingga pemupukan tidak sia-sia.

Penanam bibit kelapa sawit  yang diawali dengan doa, semoga mendapatkan rahmad dan berkah dari Allah SWT sehingga  dapat tumbuh seperti yang diharapkan.

KUNJUNGAN KERJA PT MAS KE PKS PTPN I

Langsa, 27-3-2019 PTPN I beberapa bulan yang lalu telah melakukan pelatihan berbagai materi tentang teknis operator pelatan mesin sesuai dengan SOP dan pelatihan teknis lainnya di ketiga pabrik kelapa sawit. Saat itu sebagai nara sumber/pelatih bapak Bonar Saragih dan  Indra Cahyo dari PT Mitra Agro Servindo (MAS).

Kemarin Manajer dan Asisten PKS  Pulau Tiga menyambut gembira kedatangan  bapak Bonar Saragih dan stafnya  berkunjung ke Pabrik  yang didampingi langsung oleh Kepala Bagian Teknik dan pengolahan (T. Irfansyah) dan Staf Sub Bagian Teknik PTPN I.

Kunjungan tersebut dalam rangka mengevaluasi petugas operator dalam mengoperasikan   pabrik apakah sudah sesuai dengan pelatihan dan SOP. Dimana Operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang handal dan peralatan mesin produksi yang standar untuk digunakan sehingga dapat beroperasi dengan lancar  mengolah kelapa sawit menjadi CPO.

PKS  Pulau Tiga, PKS Tanjung Seumantoh dan PKS Cot Girek PT Perkebunan Nusantara I aktif beroperasi setiap hari selama 24 jam tidak terlepas dari petugas operasional dan bermacam jenis mesin. Untuk pengoperasional  pabrik dan mesin mesin tersebut dilakukan oleh tangan- tangan terampil yang mengerti dengan peralatan mesin.

Berdasarkan evaluasi bahwa petugas operator  di pabrik dan penerapan ilmu yang diberikan  sudah dapat mengoperasikan peralatan/mesin pabrik sesuai dengan yang diharapkan sehingga  operasional pabrik berjalan lancar.

 

 

KUNJUNGAN TIM BARISTAN KE PKS PTPN I

Langsa, 28-3-2019 PTPN I yang memilki tiga PKS yang beroperasi  24 jam setiap harinya untuk mengolah kelapa sawit menjadi CPO. Dimana dalam pengoperasiannya PKS tidak terlepas dengan lingkungan, tentunya harus memenuhi kewajiban dan ketentuan yang ditetapkan oleh peraturan perundangan dan kewajiban penanggung jawab usaha atau kegiatan. Manajemen ke tiga PKS berupaya untuk memenuhi kewajiban kesemuanya sebagai perusahaan industri untuk dapat beropersional.

Kemarin Tim Baristan (Minarsih dan Muhammad) yang didampingi oleh personel dari Bagian Teknik dan Pengolahan Kantor Pusat PTPN I berkunjung ke PKS Pulau Tiga dalam rangka mengambil sampel baku mutu udara Ambient, baku mutu Emisi, baku mutu tingkat gangguan dan baku mutu limbah cair dan lainnya sesuai dengan parameter, kadar maksimum dan beban pencemaran maksimum.

Balai Riset dan Standardisasi Industri yang merupakan lembaga yang memiliki kompetensi dalam  melakukan penilaian kesesuaian untuk memberikan jasa sertifikasi terhadap proses/produk yang telah memenuhi standar sesuai dokumen normatif yang ditetapkan (SNI) dan sekaligus mempunyai kewenangan mensertifikasi produk bagi perusahaan/produsen yang berkeinginan menggunakan tanda SNI pada produknya.

Pelaksanaan tersebut berdasarkan ketentuan dan peraturan perundangan Menteri Negara Lingkungan Hidup, diantaranya Undang-undang No.  32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berdasarkan riset yang dilaksanakan setiap bulannya akan menjadi acuan perusahaan industri  layak atau tidak untuk memperoleh sertifikasi Program Penilaian Kinerja Perusahaan (Proper).

 

 

AKTIVITAS MANAJER KEBUN

Langsa, 31-3-2019 Manajer  Kebun Baru ( T. Zein Ihcwan) beserta seluruh Asistennya  melaksanakan rapat evaluasi pekerjaan bulan maret 2019 di kantor kebun. Rapat  tersebut rutin dilaksanakan setiap bulannya untuk mengevaluasi pekerjaan pada akhir bulan.

Masing-masing Asisten Tanaman, Teknik dan Asisten Tata Usaha, Asisten Personalia dan  Umum menyampaikan rencana dan realisasi pekerjaan dan kendala-kendala yang dihadapi.

Dalam rapat manajer menyampaikan realisasi produksi saat ini belum menggembirakan maka ditekankan kepada  Asisten tanaman harus benar-benar dapat mengontrol ancak panen jangan ada buah tertinggal dan pengutipan brondolan dipiringan harus bersih. Pekejaan pemeliharaan harus sesuai dengan rotasi dan norma kerja. Pemupukan harus sesuai dengan ketentuan tepat waktu, tepat cara, tepat dosis dan tepat tempat, sehingga pelaksanaan pemupukan tidak sia-sia. Dan membahas kendala-kendala yang dihadapi di lapangan untuk perbaikan kedepannya.

Kepada APU disampaikan bahwa pengamanan kebun dimana selama ini sudah berjalan dengan baik dan kedepannya dapat dilaksanakan lebih baik lagi. Harus tetap kompak dan bersinerji petugas TNI, Polri dan Satpam kebun dalam mengamankan asset kebun dan perusahaan. Kepada ATU penghematan,  efesien penggunaan biaya dan alat tulis kantor dan lainnya.

Manajer juga menjelaskan kepada para Asistennya cara penggunaan pesawat  Drone bila  diperlukan untuk melihat/memonitor pekerjaan di lapangan dan keperluan lainnya. Harapan kedepannya kebun Baru dapat merealisasikan produksi dan pekerjaan pemeliharaan sesuai  dengan RKAP.

 

 

KONGRES DAN WORKSHOP KEHUMASAN BUMN

Langsa, 26-3-2019 Peran humas bukan hanya menyebarkan informasi kepada khalayak agar mendapatkan opini dan kesan mereka terhadap perusahaan. Pekerjaan humas tentu saja tidak terlepas dari prinsip komunikasi yaitu menciptakan suatu komunikasi yang efektif.

Humas juga  merupakan corong bagi perusahaan .untuk mempublikasikan kegiatan serta pelayanan terhadap stakeholder, menjadi sumber informasi dan komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat.

Forum Humas BUMN  menyelenggarakan kongres dan workshop bagi seluruh komponen Public Relations (PR) BUMN serta bersinergi dengan PR Kementerian dan organisasi Profesi PR,  Komunitas Mahasiswa komunikasi, Media, dan kalangan Akademis.

Terkait kegiatan kehumasan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mengirimkan Ka.Subbag.Humas, Protokoler dan Portal BUMN (Deddy Mulyadi) untuk mengikuti Kongres (Musyawarah Nasional) dan workshop kehumasan (Forum Humas BUMN) yang diselenggarakan di Bandung pada 13-14 Maret 2019 yang lalu.

Workshop tersebut dapat melahirkan ide/gagasan, ispirasi dan pemikiran pemikiran pada tatanan strategis dan operasional Humas BUMN dan para komunitas PR di Indonesia. Selain itu diharapkan mampu menghasilkan pemikiran dan rekomendasi dalam mentransformasi perubahan digitalisasi teknologi, Big data dan artificial intelligence yang akan berdampak pada profesi PR dan industri BUMN.  Kegiatan tersebut hadir sebagai pembicara dari kalangan CEO BUMN, Praktisi PR dalam dan luar negeri, para millenials dan Xenials.

Workshop sekaligus Kongres saat itu untuk pemilihan Ketua Umum Forum Humas BUMN  dimana sebelumnya dijabat oleh Ahmad Reza dari PT Bank Mandiri (Persero) TBK pada periode 2016-2019 lalu yang dihadiri oleh humas 93 BUMN di Yogyakarta. Sedangkan ketua umum yang baru terpilih Rohan Hafas dari PT Bank Mandiri (Persero) TBK untuk periode 2019-2021 yang dihadiri oleh 300 humas BUMN yang diselenggarakan di Trans Luxury Hotel Bandung Jawa Barat.

Dengan mengikuti workshop tersebut diharapkan PR bukan hanya bicara tentang data dan digitalisasi tetapi juga tentang kemampuan seseorang untuk beradaptasi, termasuk bagi praktisi PR. Tidak semua hal bisa digantikan namun aspek seni, kreatifitas, tanggungjawab sosial, kebijakan hingga hubungan interpersonal sesama manusia tidak akan dapat digantikan.

KUNJUNGAN KERJA DIREKTUR OPERASIONAL KE KEBUN

Langsa, 21-3-2019 Direktur  Operasional PTPN I (Desmanto) disela kesibukannya menyempatkan diri untuk berkunjung ke kebun/pabrik  dan bertatap muka langsung dengan manajemen kebun/pabrik bahkan dengan para karyawan. Kedatangan Direktur Operasional di kebun Tualang Sawit disambut gembira oleh manajer  (Edi Irianto) yang didampingi oleh  seluruh karyawan pimpinan kebun.

Kunjungan tersebut untuk melihat langsung aktivitas di kebun, Tanaman Ulang (TU)  kelapa sawit dan bibitan pohon karet.  Pelaksanaan panen sesuai ketentuan dan pengutipan brondolan  bersih tidak tertinggal di piringan untuk meraih produksi yang maksimal.

Dalam kunjungannya Desmanto menyampaikan kondisi perusahaan saat ini belum menggembirakan dan kita harus siap menghadapi permasalahan dengan positif.

Tidak ada hal yang sulit jika kita bekerja bersama dengan kompak, semangat dan ikhlas berkomitmen untuk melakukan yang terbaik kepada perusahaan.

Harapan manajemen PTPN I bekerja tetap semangat  terus kompak dan membina silaturrahmi dengan lingkungan kebun. Menerapkan budaya jujur, tulus dan ikhlas dalam bekerja untuk menuju perusahaan sehat karyawan sejahtera.

 

 

PENGURUS SPBUN PTPN I MENGIKUTI PELATIHAN KOMPETENSI

Langsa, Direksi PTPN I mengirimkan  beberapa personel pengurus  SPBUN tingkat unit/basis dan tingkat perusahaan untuk mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi yang dilaksanakan oleh Federasi Serikat Pekerja PTPN Group Batch XII,XIII, XIV, dan  XV   di LPP Kampus Yogyakarta.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk membangun kesadaran berwawasan kebangsaan bagi pengurus Serikat Pekerja Perkebunan BUMN, berpikir strategik dalam mengidentifikasi untuk memecahkan masalah dalam perusahaan dan  komitmen untuk membangun daya saing PTPN secara berkelanjutan.

Pelaksanaan dilaksanakan bertahap dengan peserta pelatihan bergantian dari masing-masing PTPN I s.d XIV dan sebagai pemateri pada pelatihan itu bapak Wahyu Jatmiko Krisdiyanto, ST. MBA dan Khairunnisa. SH, MH  dan beberapa pemateri lainnya

Diharapkan peserta pelatihan nantinya dapat meningkatkan peran Serikat Pekerja sebagai Agent of Change dan pengawal, katalisator perubahan di dalam perusahaan guna menghadapi perubahan lingkungan bisnis. Berwawasan tinggi dan bersinergi  SPBUN dengan perusahaan dalam membangun daya saing untuk mencapai visi bersama perusahaan. Berpikir strategis dalam upaya beradaptasi dengan perubahan lingkungan dunia bisnis dan pengaruh terhadap bisnis perkebunan. Dapat menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkorelasi sebagai sarana memupuk kesetiakawanan serta mempererat tali persaudaraan dengan membela dan memperjuangkan hak dan kepentingan pekerja.

 

Mau Genjot Produktivitas Sawit, Perhatikan Penggunaan Pupuk

JAKARTA Di dalam metoda konvensional jika ingin meningkatkan produktivitas, harus diberi pupuk tambahan. Di dalam metoda ini pupuk tambahan merupakan penunjang jika produksi telah meningkat agar produktivitas tidak menurun kembali. Langkah pertama adalah memberikan pupuk secukupnya dengan dosis sesuai anjuran, langkah kedua adalah menyusun rekomendasi pemupukan yang lebih mendekati kebutuhan dengan dilengkapi oleh beberapa percobaan pemupukan. Tambahan pemupukan tidak diperlukan lagi jika langkah kedua telah dijalankan.

Jika ingin agar produksi bunga betina (sex ratio) tetap baik, jaga tanah agar tetap lembab dan hindari adanya defisiensi N, P, K dan Mg. Seluruh upaya ini tidak terlepas dari pupuk dan perawatan lainnya. Dosis pupuk yang paling mendekati adalah perhitungan yang berdasarkan percobaan lapangan. Perhitungan yang didasarkan analisa daun tetap harus menggunakan hasil percobaan lapangan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu jumlah tandan yang biasa dikenal dengan sex ratio  (perbandingan bunga betina dan jantan) dapat memperbaiki susunan buah (fruitset) yang nantinya akan menjadi tempat buah sawit tumbuh. Jadi upaya peningkatan produktivitas pada kelapa sawit sejatinya baru terlihat jelas pada tahun ke-3, sedang peningkatan secara bertahap sudah dimulai sejak 6 bulan setelah perlakuan.

Adapun pupuk tambahan merupakan penunjang jika produksi telah meningkat agar produktivitas tidak menurun kembali. Langkah pertama adalah memberikan pupuk secukupnya dengan dosis sesuai anjuran, langkah kedua adalah menyusun rekomendasi pemupukan yang lebih mendekati kebutuhan dengan dilengkapi oleh beberapa percobaan pemupukan. Tambahan pemupukan tidak diperlukan lagi jika langkah kedua telah dijalankan.

Seluruh upaya ini tidak terlepas dari pupuk dan perawatan lainnya. Dosis pupuk yang paling mendekati adalah perhitungan yang berdasarkan percobaan lapangan. Perhitungan yang didasarkan analisa daun tetap harus menggunakan hasil percobaan lapangan agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu jumlah tandan yang biasa dikenal dengan sex ratio  (perbandingan bunga betina dan jantan) dapat memperbaiki susunan buah (fruitset) yang nantinya akan menjadi tempat buah sawit tumbuh. Jadi upaya peningkatan produktivitas pada kelapa sawit sejatinya baru terlihat jelas pada tahun ke-3, sedang peningkatan secara bertahap sudah dimulai sejak 6 bulan setelah perlakuan. (sumber:infosawit.com)