All posts by humasptpn1

PTPN I KEMBALI MENYALURKAN PROGRAM KEMITRAAN UKM

Langsa (28/12/2018) PTPN I melalui program kemitraan kembali menyalurkan bantuan pinjaman kredit  modal usaha kepada pelaku usaha kecil menengah senilai Rp 55.000.000,- yang tersebar di wilayah Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Aceh Timur dalam rangka merealisasikan  program kemitraan sebagai bentuk tanggung jawab social terhadap lingkungan perusahaan sesuai peraturan Kementerian Negara BUMN tentang program kemitraan BUMN dengan usaha kecil.

PT Perkebunan Nusantara I menyalurkan bantuan melalui program kemitraan tahun 2018 dalam bentuk pinjaman kredit lunak. Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan hasil  survey  yang dilakukan oleh tim  terhadap beberapa unit usaha.

Adapun usaha kecil menengah yang mendapat bantuan program kemitraan tahun 2018 berjumlah 8 usaha kecil home industry, jasa dan dagang senilai Rp 55.000.000,- (lima puluh lima juta rupiah) dengan biaya kredit sebesar 3% pertahun.

Bantuan kemitraan tersebut diserahkan langsung oleh Direksi PTPN I yang diwakili oleh Bapak Syauqi Kamal (Plh. Kabag.SDM &Umum) yang didampingi Bapak Rudi (Kasubbag.PKBL & CSR) kepada pimpinan usaha tersebut.

Dalam sambutannya Bapak Syauqi Kamal menyampaikan dengan adanya bantuan usaha tersebut dapat dipergunakan untuk menjalankan atau dapat mengembangkan usaha agar terus berkembang maju. Beliau juga berharap kepada para mitra baru agar membayar pinjaman tersebut tepat pada waktunya sehingga biaya tersebut dapat bergulir.

PT Perkebunan Nusantara I selain tetap memenuhi kewajiban terhadap karyawan juga saat ini tetap memperhatikan kondisi lingkungan salah satunya dengan memberikan bantuan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

 

BAKTI SOSIAL IKATAN ISTRI PIMPINAN BUMN ACEH

Banda Aceh, 18 Desember 2018 Dalam rangka HUT Ikatan Istri Pimpinan (IIP) BUMN ke 16 dan memperingati hari Ibu ke 90 IIP BUMN wilayah Aceh melaksanakan kegiatan Bakti Sosial. Diawali dengan pertemuan anggota IIP BUMN Aceh di gedung PT. Telkom Banda Aceh, kemudian ibu-ibu yang tergabung dalam kegiatan tersebut menuju ke tempat Bakti Sosial yaitu Panti Asuhan Bumi Moro di Jl. Ikhlas desa Garut Ketapang, kabupaten Aceh Besar.

Penyerahan bantuan berupa uang dan sembako diserahkan oleh ketua IIP BUMN Aceh ibu Tisa Uri Mulyari dari PTPN I dan Wakil Ketua Ibu Rika Husni Achmad Zaki dari PT. PIM. Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota IIP BUMN Aceh lainnya yang merupakan perwakilan dari BNI, Mandiri, BRI, . Jasa Raharja,  PLN, .Garuda Indonesia,  Telkom dan PNM

Kegiatan IIP BUMN dibagi menurut wilayah dan  wilayah A terdiri dari BUMN yang berada di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung dan Lampung.  Dan  IIP BUMN wilayah B berada di daerah Jawa, Bali, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.  Selain itu, IIP BUMN wilayah C di Kalimantan dan IIP BUMN wilayah D di seluruh Sulawesi, Gorontalo dan Papua.

Sedangkan Istri pimpinan BUMN Pusat secara otomatis menjadi anggota IIP BUMN pusat atau wilayah. IIP BUMN pusat terdiri dari semua BUMN yang berada di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi serta Jawa Barat.

Dalam sambutan ibu Tysa Uri Mulyari menyampaikan IIP BUMN diharapkan dapat mendukung kegiatan BUMN secara keseluruhan seperti program sinergi “Membangun Negeri” dan “BUMN Hadir Untuk Negeri”

Kegiatan tersebut berlangsung dengan rasa kekeluargaan antara sesama istri pimpinan dan siap mendukung segala kegiatan BUMN dengan harapan kegiatan IIP dapat menjadi motivasi bagi suami dalam bekerja dan dapat membina silaturrahmi antar BUMN.

 

 

IKATAN KELUARGA BESAR ISTRI (IKBI) PTPN I PERINGATI HARI IBU KE 90

Langsa, tanggal 22 Desember 2018 peringatan hari Ibu ke 90 tahun dan hati tanggal tersebut diperingati di seluruh Indonesia. Tanggal 22 Desember menjadi hari Ibu berdasarkan kongres  Hari Ibu diperingati setiap tahun sejak 1938 setelah kongres Perikatan Perempuan Indonesia di Bandung sepakat memilih tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Pemilihan berdasarkan sejarah bahwa pada tanggal tersebut berlangsung pertemuan pertama seluruh organisasi wanita Indonesia di Yogyakarta tahun 1928. Kemudian Ibu-ibu yang tergabung dalam Kowani pada tanggal 22 Desember 1946 memperingatinya dengan menyerahkan bingkisan kepada warga DKI Jakarta 

Kesamaan pandangan untuk mengubah nasib perempuan di Tanah Air membuat berbagai organisasi perempuan yang ada di Sumatera dan Jawa berkumpul dalam satu tempat. Mereka berdiskusi, bertukar pikiran dan menyatukan gagasannya di Dalem Jayadipuran, Yogyakarta. Bermacam gagasan dan pemikiran diungkapkan dalam Kongres Perempuan pada 90 tahun lalu, 22 Desember 1928.

Berawal dari situlah, persatuan dari beberapa organisasi wanita ini semakin kuat dan akhirnya tergabung dalam organisasi yang lebih besar, yakni Perikatan Perkoempolan Isteri Indonesia (PPII). Sampai akhirnya, ketika Kongres ketiga, perkumpulan ini mematangkan dan menyuarakan mengenai pentingnya perempuan dan menetapkan 22 Desember, dimulainya Kongres Perempuan I pada 1928, sebagai Hari Ibu.

Kongres Perempuan Indonesia III yang berlangsung dari 22 sampai 27 Juli 1938 di Bandung menetapkan Hari Ibu diperingati tiap 22 Desember. Pemilihan tanggal itu untuk mengekalkan sejarah bahwa kesatuan pergerakan perempuan Indonesia dimulai pada 22 Desember 1928. Setiap tahun, peringatan dilakukan untuk menghayati peristiwa bersejarah tersebut. Presiden Soekarno kemudian mengeluarkan keputusan presiden untuk menetapkan dukungan atas Kongres Perempuan III. Melalui Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1959 akhirnya Hari Ibu resmi menjadi Hari Nasional. Berdasarkan keputusan Presiden tersebut di Indonesia tanggal 22 Desember setiap tahunnya diperingati sabagai hari ibu.

Ikatan Keluarga Besar Istri karyawan Pimpinan PTPN I memperingati hari ibu di Wisma Bina Warga dengan melaksanakan perlombaan membuat kue, menghias cake dan bazaar yang di ikuti oleh perwakilan dari masing-masing kebun dan pabrik.

Ibu Tysa Uri Mulyari selaku ketua IKBI (istri Direktur Utama PTPN I) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kaum ibu sebagai orang pertama dalam keluarga untuk mendidik dan membina generasi penerus bangsa dan sebagai motivator bagi suami untuk menjadi orang yang dapat dicontoh dan diteladani oleh keluarga dan masyarakat.

Peringatan hari ibu yang dirayakan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh ketua IKBI yaitu Ibu Tysa Uri Mulyari (Istri  Direktur Utama) yang didampingi oleh ibu Fathul Jannah Lubis (istri Direktur Opresional) dan  ibu Riana Kusumadewi (istri Direktur Komersil).  Acara berlangsung dengan rasa kekeluargaan yang dilanjutkan dengan  pengumunan pemenang lomba, pembagian hadiah bagi kebun dan pabrik yang menang  dan berakhir dengan bersalam salaman.

 

 

KUNJUNGAN KERJA KOMISARIS PTPN I

Langsa, 21-12-2018 Direksi PT Perkebunan Nusantara I yang di dampingi oleh Kepala Bagian Sekretriat Perusahaan (bapak Ahmad Ghazali) dan Kepala Bagian Satuan Pengawasan Internal (SPI) bapak Marzuki .M. Daud menyambut gembira kedatangan Komisaris  (bapak Ari Maulana) beserta rombongan di  ruang kerja  Dewan Komisari  PTPN I di Kantor Pusat.

Kedatangan komisaris didampingi oleh Sekretaris Dewan Komisaris (ibu Legia Irmawati) dan Komite Audit (Gedore Sabur, Syaiful Bahri) ikut hadir  Staf Sekdekom (R.A Purwanto)  saat kunjungan kerja pada tanggal 12 – 20 Desember 2018  dalam rangka evaluasi kerja pada triwulan IV tahun 2018.

Sebelum meninjau ke lapangan bapak Ari Maulana di ruang kerjanya menyampaikan bahwa beliau akan berkunjung ke kebun dan pabrik, akan melihat langsung ke sana, bagaimana situasi dan kondisi dilapangan, mengingat Produksi yang diperoleh  saat ini belum menggembirakan.

Komisaris dan rombongan berkunjung ke  kebun Tualang Sawit untuk melihat Tanaman Ulang kelapa sawit dan tanaman karet, juga ke kantor teknik, ketika di gudang teknik bapak Ari Maulana menjelaskan dan mencoba alat pengelasan di sana. Beliau meliahat peralatan teknik disana apakah masih layak pakai dan jika bermasalah perlu pengadaan alat baru.

Kesokana harinya rombongan komisaris ke kebun lama, ke kebun baru untuk melihat tanaman Ulangn dan tanaman TM 3. Dalam kunjungan bapak Ari Maulana di PKS Tanjung Seumantoh dan beliau melihat langsung peralatan dan kondisi di pabrik, menyampaikan kepada manajemen  untuk bekerja dengan maksimal dan menjaga kekompakan dan membina silaturrahmi dengan lingkungan. Harapan Manajemen,  PTPN I dapat lebih baik dari sebelumnya dan dapat mensejahterakan  karyawan yang ada.

 

 

 

PKBL/CSR PTPN I Kembali Menyalurkan Bantuan Pembangunan Mesjid dan Sekolah

Langsa (13/12/2018) PTPN I Langsa melalui program Corporate Social Responsibily (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan membantu pembangunan mesjid dan sekolah di Kota Langsa dan Aceh Tamiang.

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasional (Bapak Desmanto) kepada masing-masing pengurus  mesjid dan perwakilan sekolah dari SMP Aceh Tamiang di ruang kerja Direktur Operasional PTPN I.

Bantuan yang merupakan bagian dari program CSR PTPN I Langsa tersebut berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk empat mesjid dan Rp5.000.000 (lima juta rupiah) untuk pembangunan sekolah dengan total dana sebesar Rp45.000.000 (empat puluh lima juta rupiah).

Dalam sambutannya Bapak Direktur Operasional PTPN I (Bpk. Desmanto) menyampaikan dalam menjalankan kegiatan perusahaan kami juga bertangggung jawab sebagai perusahaan yang mengayomi masyarakat sekitar dan juga sebagai wujud kepedulian kami terhadap lingkungan perusahaan. Beliau juga berharap dengan adanya bantuan mesjid ni dapat meningkatkan amalan jariyah sehingga kondisi perusahaan yang selama ini belum membaik bisa menjadi lebih baik.

Selanjutnya Lahmuddin mewakili dari penerima bantuan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PTPN I Langsa yang peduli terhadap pembangunan mesjid di daerah kami, semoga PTPN I Langsa ini terus berjaya dan selalu bisa berkontribusi kepada masyarakat Aceh.

PKBL/CSR PTPN I berupaya terus berkontribusi dalam mengayomi masyarakat sekitar dalam bentuk bantuan bencana alam, sarana dan prasarana, pendidikan dan pelatihan dan sosial kemasyarakatan.

PTPN I PERINGATI HARI MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW

Langsa, 6-12-2018 PTPN I peringati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2018M dilaksanakan di Wisma Bina Warga yang dihadiri oleh seluruh karyawan dan karyawti Kantor Pusat dan perwakilan dari Kebun/Pks. Kegiatan ini sudah menjadi rutin setiap tahunnya diperingati oleh ummat Muslim di dunia. Peringatan maulid  di PTPN I saat itu diawali dengan menyantuni anak-anak Yatim di lingkungan Perusahaan. Pemberian santunan oleh Bapak Direktur Komersil yang didampingi oleh para Kepala Bagian dan ketua Badan Dakwah Islamiah (BDI) bapak Marzuki m. Daud.

Bapak Faisal Ahmad (Direktur Komersil) dalam sambutannya menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jangan hanya dilaksanakan sebagai serimonial saja tetapi hendaknya manjadi momentum bagi kita semua untuk berbuat baik dalam kehidupan di dunia dan akhirat kelak tentunya apa yang dilakukan oleh Nabi diantaranya jujur, tulus, ikhlas , tawakal baik budi pekerti dan dapat dipercaya agar menjadi suritauladan bagi kita semuadalam menjalani aktivitas sehari-hari baik dalam keluarga, perusahaan dan baragama serta warga negara Indonesia.

Peringatan maulid Nabi dengan tema “Melalui peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW, mari kita bangun nilai-nilai keteladanan Rasullullah dalam bekerja dan berkarya untuk mencapai ridha Allah SWT. “

Maulid Nabi Muhammad SAW  kali ini sebagai penceramah tentang keteladan Nabi disampaikan oleh Bapak Ustad Abdi Muhadir Ritonga Mpd dari kota Medan. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan tentang keteladan Nabi yang dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari. Bagaiman Nabi menjadi seorang pemimpin yang adil,  bijlaksana, dan keteladanannya dapat menjadi contoh bagi  kita untuk terapkan dalam kehidupan baik dikelurga, perusahaan dan  masyarakat.

Setelah mendengarkan ceramah tersebut di Wisma Bina Warga,    sudah menjadi tradisi di daerah Aceh ada kenduri Maulid, seluruh hadirin yang berhadir saat itu ikut makan bersama, dan berakhir  dengan  bersalam-salaman.

 

 

LANGSIRAN TBS KELAPA SAWIT

Langsa, 22-11-2018 Pemanen merupakan ujung tombak dalam perolehan produksi kelapa sawit di kebun-kebun. Pelaksanaan panen di kebun-kebun berjalan sesuai dengan standar operasional  prosedur (SOP)  panen, waktu panen sudah diatur rotasi  dan kaveld panen.

PTPN I  saat ini rotasi panen dilaksanakan  8/10 dengan luasan masing-masing pemanen sudah diatur oleh mandor panen. Tandan Buah Segar (TBS) yang dipanen sesuai dengan kriteria panen dan apabila pemanen melakukan kesalahan kriteria panen maka akan dikenakan sanksi panen sesuai ketentuan.

TBS yang sudah dipanen oleh pemanen harus  langsung dikeluarkan melalui jalan pikul  ke TPH untuk diangkut ke pabrik. Dan apabila ada buah yang dipanen tidak terjangkau diangkut ke TPH maka buah tersebut harus di langsir.

Ada areal tertentu/rendahan tidak dapat  dilalui oleh kendaraan, jika musim hujan tiba akan terjadi genangan air yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan, sehingga TBS harus dilangsir ke TPH. Langsiran dapat dilakukan secara manual di pikul dan menggunakan sepeda motor.

Hal ini dilakukan agar TBS yang dipanen pada hari itu dapat terangkut ke pabrik, sehingga buah sawit tidak terjadi stagnasi dilapangan.

Tandan Buah Segar yang telah disusun di TPH dicatat oleh mandor yang kemudian oleh  kerani panen dicatat  kembali tandan yang memenuhi kriteria untuk dinaikkan ke truck angkutan. Kendaraan/truck angkut TBS tidak dibenarkan menunggu kerani panen, tetapi kerani panen yang harus menunggu kendaraan tersebut.

Transport/kendaraan angkutan TBS merupakan mata rantai dari 3 aktifitas terpenting dan saling mempengaruhi yaitu Panen, Angkut dan Olah (PAO). Pelaksanaan panen, angkut dan olah  harus diupayakan pada hari itu berjalan lancar. Hal ini merupakan sasaran kelancaran transport fruit fresh bunch (FFB) yaitu:

  1. Menjaga agar ALB (Asam Lemak Bebas) produksi harian 2-3%
  2. Kapasitas atau kelancaran pengolahan di pabrik
  3. Keamanan TBS di lapangan
  4. Cost (Rp/Kg TBS) transport yang minimal

TBS yang telah dicatat  dinaikkan ke truck  untuk diangkut ke Pabrik dengan membawa Surat Pengantar Hasil (SPH)  oleh kerani panen. Kerani panen ikut serta bersama kendaraan angkutan TBS tersebut  untuk memastikan bahwa TBS sampai ke pabrik.

 

 

KARYAWAN PTPN I DONOR DARAH

Langsa, 22-11-2018 kegiatan donor darah di kantor pusat PTPN I sudah menjadi kegiatan rutin 3 bulan sekali  bagi karyawan dan beberapa  Kepala Bagian ikut serta mendonorkan darahnya secara rutin di teras Mushalla Kantor Pusat PTPN I. Hal ini dilakukan untuk kesehatan diri sendiri dan rasa kepedulian terhadap orang-orang yang membutuhkan darah.

Pelaksanaan donor darah bagi karyawan Kantor Pusat sudah  dari tahun 2011 sampai dengan sekarang berjalan lancar. Di mana Manajemen PTPN I yang diwakili oleh Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) sudah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa dalam hal donor darah bagi karyawan yang bersedia.

Menurut petugas dari PMI mengatakan bahwa donor darah yang dilakukan  tiga bulan sekali di PTPN I terkumpul banyak (112) kantong yang dilakukan dengan sukarela dari seluruh karyawan Kantor Pusat.

Direksi  juga berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut sehingga karyawan Kantor Pusat PTPN I tidak harus ke kantor PMI untuk mendonorkan darahnya dan dilakukan secara bergantian  dengan tidak mengganggu  aktivitas kerja.

Semoga darah yang terkumpul dapat bermanfaat bagi orang – orang yang membutuhkan dan bagi yang mendonor semoga diberikan kesehatan sehingga dapat mendonorkan darahnya secara rutin dan berkelanjutan.