All posts by humasptpn1

PTPN I Perbaiki Jalan Di Pedalaman Aceh Timur

Manajer Kebun Baru PTPN I Fadli Amin beserta tim saat meninjau lokasi perbaikan jalan, Rabu (17/3). PTPN I Perbaiki Jalan Di Pedalaman Aceh Timur. Waspada/Munawar

 

Seb agai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap lingkungan di sekitar perusahaan, PTPN I melalui Unit Kebun Baru perbaiki jalan di sejumlah desa di pedalaman Kabupaen Aceh Timur melalui program peduli lingkungan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Mudah-mudahan bantuan perbaikan jalan tersebut dapat menunjang kelancaran tranportasi masyarakat desa dan yang melintasi wilayah tersebut,” sebut Manajer PTPN I Kebun Baru, Fadli Amin kepada Waspada.id, Rabu (17/3).

Lanjutnya, bantuan perbaikan jalan oleh PTP Nusantara I sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan melalui program CSR dan stakeholder. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar perusahaan dalam membawa hasil bumi/pertanian dan membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar terlebih di wilayah pedalaman Aceh Timur.

Adapun, jalan yang diperbaiki tersebut dengan panjang sekitar 20 km, yang menghubungkan sejumlah desa yaitu Desa Alue Sentang (Wonosari), Bukit Seulemak, Alue Kol, dan Sesa Alue Punti yang ada dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, jelas Fadli Amin.

Menurutnya, selama ini akses jalan di sejumlah desa tersebut, terutama saat mengeluarkan hasil bumi/pertanian menjadi kendala, apalagi saat musim hujan, seperti di bulan Oktober, Desember 2020 hingga Januari 2021 lalu.

Pihaknya mengharapkan dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendoakan perusahaan PTPN I, agar dapat menjalankan bisnis dengan baik sehingga masyarakat juga dapat memperoleh manfaatnya.

Sementara, masyarakat di sejumlah desa tersebut mengucapkan terimakasih kepada Direktur PTPN I Ahmad Gusmar Harahap dan jajarannya, atas kepeduliannya terhadap masyrakat. “Semoga hubungan baik seperti ini terus terjalin dengan masyarakat sekitar perusahaan BUMN ini” tandasnya.

DALAM RANGKA MEMPERINGTI HUT PTPN GROUP KE 25 DIREKTUR PTPN I MEMBERI SANTUNAN KEPADA ANAK YATIM DAN YAYASAN PANTI ASUHAN DI SEKITAR LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Langsa, 9 Maret 2021, Direktur PT Perkebunan Nusantara I Ahmad Gusmar Harahap didampingi oleh SEVP Operation dan SEVP Bussines Support,  Sekretaris Perusahaan dan Kepala Bagian PTPN I di Operation room Kantor Pusat PTPN I melaksanakan pemberian penyantunan berupa sembako kepada yayasan panti asuhan dan anak yatim yang berada disekitar lingkungan perusahaan.

Direktur PTPN I Ahmad Gusmar Harahap dalam sambutan nya mengharapkan kepada pimpinan yayasan agar kedepan dapat menjadi perwakilan masyarakat dalam hal kepedulian lingkungan secara bersama-sama menjaga wilayah sekitar yang diantaranya perusahaan PTPN I dari semua gangguan dianataranya gangguan penguasaan lahan HGU PTPN I maupun pencurian tandan buah segar (TBS) oleh oknum-oknum masyarakat yang melakukan pekerjaan dilarang oleh agama sehingga kedepan keberadaan PTPN I dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan bisa menikmati terbantu secara ekonomi maupun kebutuhan lainnya.

Ahmad Gusmar Harahap Direktur PTPN I, keberadaan perusahaan BUMN perlu kita jaga sehingga perusahaan semakin sehat dalam hal keuangan sehingga PTPN I semakin besar dapat membantu masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.

Pada akhir pertemuan dimaksud Direktur PTPN I Ahmad Gusmar Harahap didampingi Faisal Ahmad SEVP Bussines Support dan Denny Ramadhan Nasution SEVP Operation memberikan santunan sebanyak 150 paket sembako dan penyerahan dilaksanakan secara simbolis yang diterima langsung oleh pimpinan yayasan malahayati desa Paya Bujok Seulemak Kota Langsa yang didampingi oleh guru-guru pengasuh anak yatim, selanjutnya pimpinan yayasan panti asuhan malahayati menyampaikan ucapan terima kasih kepada PTPN I serta mendoakan agar PTPN I cepat bangkit dari permasalahan keuangan sehingga menjadi perusahaan yang tangguh bisa bersaing dengan perusahaan lainnya serta pada kesempatan ini juga yayasan panti asuhan malahayati mengucapkan selamat ulang tahun PTPN Group yang ke 25 semoga menjadi perusahan yang solid

IKBI PTPN I Kunjungi Karangkitri PKS Tanjung Seumantoh

Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Perkebunan Nusantara 1 (PTPN I) kunjungi Kelompok Karangkitri Percontohan PKS Tanjung Seumantoh, merupakan Juara 1 (satu) Karangkitri dan Tanaman Gizi serta Lingkungan Bersih yang berlangsung di Pondok PKS Tanjung Seumantoh Kamis (24/2/21).

Dalam sambutannya Santi Gusmar Harahap mengatakan walaupun acara dilaksanakan secara dadakan, namun Ibu Linda selaku Ketua Unit di PKS Tanjung Seumantoh mampu menunjukkan yang terbaik karena Karangkitri di PKS Tanjung Seumantoh bukan karena kami datang baru ditanam namun memang pantas dijadikan contoh bagi Karangkitri unit lain di bawah PTPN I.
“Kami mengundang ibu-ibu Ketua Unit Kebun dan Pabrik untuk melihat Karangkitri Percontohan PKS Tanjung Seumantoh, agar bisa menjadi contoh yang bisa diterapkan di masing-masing Kebun serta Pabrik”.
Kunjungan disini kita juga menjalin silaturahmi dengan lbu-lbu Mandor dan Karyawan Pelaksana PKS Tanjung Seumantoh, semoga kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini sukses lancar dan mendapat berkah serta ridha dari Allah SWT.
Disampaikan Ibu Santi Gusmar pada tahun 2020 yang lalu, PKS Tanjung Seumantoh merupakan Juara 1 (satu) Karangkitri dan Tanaman Gizi serta Lingkungan Bersih.
Dimana kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk lebih bertanggung jawab atas lingkungan dan alam di sekitar serta mendorong terciptanya kesadaran dan menambah pengetahuan serta wawasan kita dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga dapat terwujud lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan asri.
Kami harapkan untuk ke depan, Ibu-Ibu di Kebun dan Pabrik saling bahu membahu dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan asri, bukan hanya untuk mendapatkan kejuaraan saja, namun untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menjadi contoh teladan untuk masyarakat di sekitar Kebun dan Pabrik.
Dalam kunjungan ibu Santi Gusmar dan rombongan IKBI Kantor Pusat PTPN I juga memberikan bibit tanaman yang diserahkan kepada Ibu-lbu Manajer untuk ditanam di masing-masing Kebun dan Pabrik.
Kami harapkan ini menjadi awal dari gerakan penanaman tanaman yang akan kita laksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan sebagai bentuk kesadaran kita untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Kami juga ada membawa apresiasi/ penghargaan untuk ke 5 (lima) kelompok Karangkitri di PKS Tanjung Seumantoh, semoga bermanfaat bagi lbu-lbu di sini.
Ibu Santi Gusmar Harahap mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dari awal sampai dengan akhir, demi terlaksananya kegiatan kita pada hari ini.
Diakhir sambutannya Istri Direktur PTPN I ini juga menyinggung dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), istirahat yang cukup, asupan makanan yang bergizi, mengkonsumsi vitamin sesuai anjuran, dan berolahraga cara melawan virus corona di masa new normal ini.

Mengenal Kanker Sawit Ganoderma

Mengenal Kanker Sawit GanodermaPenyakit busuk  pangkal batang menjadi salah satu jenis penyakit yang mematikan di perkebunan kelapa sawit. Serangan penyakit ini berasal dari jamur ganoderma sp.,  untuk menghindari  serangan maka lebih baik mengenal lebih dini sehingga dapat menerapkan beragam tindakan pencegahan dan penanggulangannya.

Mendengar namanya saja sudah dibuat merinding, apalagi sampai bisa mampir ke kebun kelapa sawit yang kita kelola. Ganoderma memang bukan nama penyakit baru di perkebunan, tetapi kian hari banyak kebun kelapa sawit –utamanya yang sudah diatas dua generasi penanaman – mulai merasakan gejalanya. Kendati demikian kebun baru pun berpotensi tinggi merasakan serangan dari penyakit yang satu ini.

Penyakit yang berasal dari jamur ini memang bukan sembarang penyakit bagi tanaman kelapa sawit, karena jika tanaman terserang maka dipastikan tanaman tersebut akan mati yang akan menyebabkan kerugian bagi perkebunan kelapa sawit. Usut punya usut infeksi ganoderma dapat menyebar melalui spora dan kontak akar dimana jika di dalam tanah terdapat inokulum maka penyebaran melalui tanah sangat susah dihindari.

Jika tanaman kelapa sawit ditanam pada tanah  yang telah terdapat inokulum, maka sehebat apapun penanganan terhadap pohon yang terinfeksi akan berpotensi terkena serangan. Sebab itu banyak para peneliti tertantang untuk menanggulangi penyakit ini, misalnya dengan beragam teknik yang sudah di uji cobakan sampai melakukan riset benih sawit anti atau toleran ganoderma.

Tidak heran bila saat ini rata-rata produsen benih kelapa sawit nasional pun menawarkan benih sawit yang toleran terhadap ganoderma. Bisa jadi, benih sawit tersebut menjadi salah satu solusi, tetapi ada baiknya mengenal lebih dulu apa sejatinya ganoderma. Dengan mengenali gejala awal maka bencana serangan bisa ditangani dengan baik melalui tindakan pencegahan atau paling tidak bisa dilakukan isolasi supaya tidak menyebar ke lokasi lain.

Gejala Awal dan Identifikasi

Sebenarnya guna mengetahui serangan awal ganoderma bisa diidentifiasi lewat gejala yang ditimbulkan penyakit tersebut, ada empat gejala awal yang bisa di identifikasi diantaranya:

  • 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air (sering disebut skor 1).
  • 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air dan pelepah bagian bawah sengkleh alami (skor 2).
  • 3 daun tombak atau lebih tidak membuka pada saat tanaman tidak kekurangan air, pelepah bagian bawah sengkleh alami dan ditemukan jamur.
  • (badan buah/fruitting body/basidioscarp) disebut skor 3.

(sumber : infosawit.com)

PTPN I Menerima Piagam Penghargaan dari PWI Kota Langsa

Langsa pada tanggal 16 Februari 2021 PT. Perkebunan Nusantara I menerima Piagam Penghargaan dari PWI kota Langsa, ini merupakan tanda penghargaan tertinggi yang di berikan PWI Kota Langsa kepada PTPN I yang di nilai mempunyai jasa yang luar biasa di dalam pengembangan Pers di Kota Langsa. Direktur PTPN I Ahmad Gusmar Harahap mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini dengan PWI kota Langsa semoga hubungan yang baik selama ini tetap berjalan tanpa ada kendala apapun sehingga organisasi PWI bisa lebih baik dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman, begitu juga harapan kami kepada PWI Kota Langsa agar bisa selalu mengoreksi PTPN I untuk menuju kemajuan dengan harapan dapat terpublikasi dengan baik sehingga PTPN I bisa berkembang berguna untuk steakholder maupun lingkungan PTPN I terutama Kota Langsa dan Provinsi Aceh umum nya.

PTPN I Bersinerji Bersama Pemko Langsa Buat Waduk Dan Bersihkan Parit Perkampungan Warga

Untuk mengatasi banjir disejumlah Gampong PT Perkebunan Nusantara I bersama Pemerintah Kota Langsa bersinergi membersihkan parit dan membuat Waduk penampungan air yang bersumber dari Gampong Pondok Kelapa Kecamatan Langsa Baro.

Dengan dibangunnya waduk penampung air kedepan bila curah hujannya tinggi airnya bisa tertampung dalam waduk penampungan tersebut, tulis relis tersebut.
Direktur PTPN I, Ahmad Gusmar Harahap mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah mencari solusi dalam hal penanganan banjir, dengan demikian nantinya warga masyarakat tidak mengalami banjir baik warga yang ada di Desa Paya Bujuk Seuleumak maupun Desa Lengkong serta Desa Karang Anyer yang berada dalam Kecamatan Langsa Baro.
Untuk itu pihak PTPN I ikut terlibat langsung dalam penanganan banjir, yang kita ketahui bersama pada akhir tahun 2020 dan bulan Januari 2021 curah hujan yang tinggi sehingga debit air tidak tertampung di parit membuat perkampungan masyarakat Gampong Paya Bujuk Seuleumak yang berdekatan di daerah kawasan Perumnas, desa Lengkong dan Desa Karang Anyer tidak mengalami kebanjiran. Inisiatif kedua Instansi antara Pemko Langsa dan PTPN I selaku Perusahaan plat merah (BUMN) yang berkantor Pusat di Kota Langsa melaksanakan rapat di PTPN I untuk mencari solusi tentang apa yang harus dilakukan.
Kesimpulan pada rapat tersebut yang dihadiri oleh Direktur PTPN I, Wakil Walikota Langsa, Kepala PURR Kota Langsa, BPBD Kota Langsa serta semua unsur pimpinan dari PTPN I pertemuan rapat tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa parit daerah desa paya bujuk Seuleumak yang berbatasan dengan PTPN I perlu dibersihkan dan pembuatan waduk penampungan air di Desa Pondok Kelapa untuk mencegah terjadinya banjir bila curah hujan tinggi sehingga tidak menenggelamkan perkampungan masyarakat yang datarannya lebih rendah.
Sedangkan pembersihan parit Gampong Lengkong dan pembuatan Waduk penampungan air saat berita ini dibuat sedang dalam proses pekerjaan, semoga kedepan setelah selesainya pekerjaan ini dilaksanakan masyarakat Gampong Paya Bujuk Seuleumak, Gampong Lengkong dan Gampong Karang Anyer bebas dari banjir

Program Jum’at Berkah Menjadi Agenda Rutin IKBI PTPN I

Ikatan Keluarga Besar Isteri (IKBI) PTPN I (Persero), Jum’at (5/2/21) berbagi kasih dalam kegiatan Jum’at Berkah  dengan memberi santunan kepada 130 orang jemaah Sholat Jum’at di Masjid Babussalam Kuala Langsa.

Kegiatan Jum’at Berkah merupakan salah satu Program Bidang Sosial Budaya IKBI PT. Perkebunan Nusantara I (Persero), Kegiatan yang diprakarsai Santi Gusmar Harahap Ibu Direktur PT. Perkebunan Nusantara I, agar kita tetap bersemangat dan senantiasa bersedekah dan berbagi kepada masyarakat yang ada di sekeliling kita dan Perusahaan PTPN I Langsa.
Alhamdulillah Jum’at Berkah sudah dilaksanakan sejak 20 November 2020 lalu, sebut Ketua IKBI PTPN I Langsa, Santi A Gusmar Harahap, disela sela kegiatan pemberian santunan kepada jamah yang melaksanakan Jum’at di Masjid Babussalam Kuala Langsa, Jum’at (5/2/21).
Program Jum’at Berkah ini akan menjadi kegiatan rutin dua minggu sekali yang sudah berjalan sejak 20 November 2020 yang lalu yang dimulai disalurkan Mesjid Syuhada dan Mesjid Pondok Kelapa Kebun Baru.
Kemudian Jum’at Berkah kedua pada tanggal 4 Desember 2020 di salurkan ke Mesjid Karang Anyar dan Mesjid Lengkong Jum’at Berkah ketiga pada tanggal 18 Desember 2020 kami salurkan ke Masjid Geudubang Aceh, Jum’at Berkah ke empat pada tanggal 8 Januari 2021 kami salurkan ke Masjid Syuhada, Jum’at Berkah kelima pada tanggal 25 Januari 2021 kami salurkan ke Panti Asuhan di Jalan Utama Paya Bujok.
Alhamd

ulillah untuk Jum’at hari ini, kami bisa mengunjungi Masjid Babussalam Kuala Langsa. Kami menyediakan 130 paket berisi gula, susu, roti kering dan teh untuk dibagikan kepada para jamaah Masjid Babussalam Kuala Langsa Batuan sosial tersebut adalah sebagai bentuk perhatian IKBI kepada masyarakat sekitar, mudah-mudahan apa yang dilaksanakan ini mendapatkan Ridho dari Allah,” Sumbangan yang kita berikan merupakan urunan (sumbangan se-iklasnya) dari Ibu Direktur, Ibu-ibu SEVP dan Ibu-ibu pengurus IKBI Kantor Pusat PTPN I (Persero).
“Jangan dilihat dari jumlahnya yang kami berikan, namun ini bantuan iklas para istri istri para pekerja di BUMN ini agar ada manfaatnya”.
Ketua IKBI PTPN I Ibu Santi A Gusmar, mengharapakan kegiatan ini dapat berlanjut bahkan dapat dikembangkan dalam bentuk santunan dalam bentuk lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat terutama anak yatim fakir miskin yang diperintahkan dalam Agama dan dapat berlanjut, tutur Santi A. Gusmar Harahap.
Sementara Tuha Peut Dasman didampingi Pengurus Mesjid Herman mewakili Geuchik Kuala Langsa Rusmadi, SKM, menerima secara
simbolis Berkah Jumat yang diserahkan oleh Pengurus IKBI PTPN I.
Dasman menyampaikan rasa terimakasih bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 di Aceh khususnya Indonesia.
Dasman menghimbau kepada Jemaah penerima santunan agar terus mendoakan para pimpinan yang ada di perusahaan dan karyawan diberikan kesehatan dan kemampuan untuk dapat bekerja dan mengelola PTPN I dengan baik sehingga PTPN I (Persero) menjadi sukses.
“Semoga dengan bekerja baik, PTPN I (Persero) diberikan limpahkan rezeki sehingga bisa tetap saling berbagi dengan masyarakat”. tambahnya.

Sukseskan Progam Kampus Merdeka, Unsam Kunjungi PTPN I Langsa

Rektor Universitas Samudra (Unsam) Dr Bachtiar Akob MPd yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr Saiman MPd melakukan kunjungan silaturahmi dengan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Langsa dalam rangka audiensi kerja sama antara Unsam dengan PTPN I Langsa pada Selasa (19/1/2021).

Dr Saiman MPd mengawali pertemuan dengan memberikan presentasi tentang Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diterapkan di Unsam. Dalam slidenya pemaparannya, beliau memaparkan beberapa poin penting tentang Program Merdeka
Belajar-Kampus Merdeka. Salah satu diantaranya adalah Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengambil mata kuliah senilai 20 SKS selama 3 (tiga) semester. “Dalam program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini ada salah satu program yang paling ditekankan adalah kegiatan magang mahasiswa yang dapat di ambil di luar program studi. Program ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengambil kegiatan pembelajaran di luar prodi selama tiga semester serta membuka peluang mahasiswa untuk magang di BUMN dan BUMD yang ada. Atas dasar ini alangkah baiknya bila Unsam bisa bekerja sama dengan PTPN I agar nantinya mahasiswa kami dapat melakukan praktik kerja atau magang disini,”

Usai mendengar penjelasan dari Dr Saiman, Direktur PTPN I Langsa, Ahmad Gusmar Harahap menyambut dengan tangan terbuka atas tujuan kedatangan pihak Unsam untuk menjalin kerja sama. “PTPN I mendukung penuh program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dari Kemendikbud dengan menyatakan diri bersedia menerima mahasiswa Unsam untuk magang dan juga untuk menyediakan Sertifikat Industri sehingga dapat menjadi bukti kegiatan magang yang telah dikerjakan oleh mahasiswa agar dapat dimanfaatkan sebagai pendamping ijazah,”

Wakil Walikota dan Direksi PTPN I Hadiri Rapat Kerja Universitas Samudra

Langsa – Rapat Kerja Universitas Samudra (Unsam) Langsa pada Senin (01/02/2021) dihadiri Wakil Walikota Langsa dr Marzuki Hamid, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, Bupati Kabupaten Aceh Timur yang diwakili Kepala Bappeda Aceh Timur
Direktur PTPN I Langsa, Ahmad Gusmar Harahap dan Dekan, Rektor Universitas Samudra Dr Bachtiar Akob MPd.

Kegiatan Rapat Kerja Universitas Samudra Tahun 2021 dengan tema Mewujudkan Inovasi, Bersinergi, Kolaborasi, menuju Universitas Samudra Berdaya Saing, Mandiri dan Jaya.

Pada tahun 2020 melalui kebijakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan diluncurkan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Universitas Samudra akan selalu berkomitmen untuk melaksanakan dan menyukseskan program tersebut.

Program Merdeka Belajar akan sangat berat dilaksanakan oleh Unsam, tanpa adanya dukungan penuh oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, Dunia Usaha, Dunia Industri yang berada di sekitar Unsam.

Terobosan Kebijakan Merdeka Belajar (MB) :
Episode 1, Menghasilkan beberapa putusan:

  • Penggantian UN dengan Assesment Kompetensi Minimal (AKM) dan Survei Karakter (SK).
  •  Penghapusan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).
  • Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
  •  Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lebih fleksibel, menggunakan sistem zonasi.

Episode 2, Mengusung 4 Kebijakan :

  • Sistem Akreditasi BAN-PT tetap berlaku 5 tahun, namun diperbaharui secara otomatis.
  •  Hak belajar 3 semester di luar prodi.
  •  Pembukaan prodi baru
  •  Kemudahan menjadi PTN-BH

Episode 3, Mendikbud bekerja sama dengan Menteri Keuangan, merombak skema Dana BOS.

  • Dana BOS tidak disalurkan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
  • Di transfer langsung ke sekolah
  •  Besaran dana BOS persiswa naik.
  •  50% Dana BOS untuk guru.

Episode 4, Program organisasi penggerak untuk menggerakkan sekolah dalam meningkatkan SDM.

  • Mendikbud melibatkan ORMAS dalam meningkatkan mutu pendidikan.
  •  Kelompok Gajah dapat dipercaya 100 sekolah, dukungan dana 20 M.
  • Kelompok Macan dipercaya memegang sekitar 21-100 sekolah, dukungan dana 5 M.
  • Kelompok Kijang, masih baru berkembang, dukungan dana 1 M.

Episode 5, Guru penggerak sebagai pendorong transformasi pendidikan Indonesia, diharapkan dapat mendukung tumbuh kembangkan murid secara holistic sehingga menjadi pelajar pancasila, menjadi pelatih atau mentor bagi guru lainnya untuk pembangunan yang berpusat pada murid serta menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan.

Episode 6, Pengembangan SDM unggul di jenjang Pendidikan Tinggi. Dana pemerintah untuk Perguruan Tinggi pada angka 2,9 trilyun di tahun 2020 dan akan ditingkatkan 70% pada tahun 2021 menjadi 4, 95 trilyun.

Dalam episode 6 ini ada 3 terobosan Merdeka Belajar :
– Insentif berdasarkan capaian 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi (akan saya sampaikan pada saat presentasi (fokus Raker UNSAM).
– Mengakselerasi kontribusi industri bagi pengembangan pendidikan dan penelitian di Perguruan Tinggi. Mendikbud akan memberikan Matching Fund (dana pendamping) untuk membantu kontribusi tersebut.

Pendanaan kompetitif atau Competitive Fund, untuk mendorong inovasi dan terobosan pendidikan yang berorientasi pada masa depan. Setiap Perguruan Tinggi menemukan jati diri, spesialisasi dan maju.

Episode 7, (11 Januari 2021) Program Sekolah Penggerak/Guru Penggerak kepada 19.624 orang sertifikasi terhadap 10 ribu guru.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota Langsa, Bapak Bupati Aceh Tamiang, Bapak Bupati Aceh Timur dan Direktur PTPN I Langsa, yang telah menerima kami selama pelaksanaan audiensi, dan mendukung Universitas Samudra untuk suksesnya pelaksanaan program Merdeka Belajar. Bukti dukungan tersebut akan kita tuangkan dalam bentuk Kesepakatan Bersama Pelaksanaan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Universitas Samudra yang akan kita tanda tangani bersama-sama sesaat lagi,” ucap Rektor Unsam Bachtiar Akob

“Melalui Raker Universitas Samudra Tahun 2021, kita harapkan akan lahirnya usulan-usulan kegiatan yang menampung tumbuhnya inovasi-inovasi dosen dan mahasiswa Universitas Samudra, dalam meningkatkan harga diri bangsa,” tutup Rektor Universitas Samudra Dr Bachtiar Akob MPd.