40 Perusahaan Kembali Terima Sertifikat ISPO

InfoSAWIT, JAKARTA – Pada penyerahan ke sembilan penyerahan sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), pemeritah Indonesia kembali memberikan sertifikat ISPO kepada 40 perusahaan.

Dikatakan Kepala Sekretariat Komisis ISPO, Azis Hidayat, sebanyak 40 peruahaan kembali mendapat sertifikat ISPO, sehingga sampai saat ini telah ada sebanyak 304 perusahaan sudah mendapatkan sertifikat ISPO, lantas satu Aosiasi petani plasma, dan satu Koperasi petani swadaya. “Dengan demikian luas kebun yang tersertifikat ISPO mencapai 1,882 juta ha dengan produksi sekitar 8,15 juta ton CPO tersertifikat ISPO,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.

Sementara dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Bambang, sampai saat ini sekitar 551 dimana sebanyak 546 perusahaan dan 4 KUD/KSU kebun plasma dan satu Asosiasi kebun swadaya sudah mengajukan proses sertifikat ISPO.

 

Dalam Laporan Hasil Akhir (LHA) yang diterima Sekretariat Komisi ISPO, telah ada sebanyak 376 laporan, yang teah terbit ISPO nya mencapai 306 atau sekitar 81% dari total yang sedang mengajukan sertifikasi ISPO, lantas ada sekitar 70 perusahaan yang sudha masuk dalam tahap verifikasi. “Serta ada sebanyak 11 perusahaan yang proses sertifikasi ISPO nya di tunda, alasannya lebih pada administrasi pengurusan HGU dan perijinan lahan,” katanya.

 

Salah satu penerima ISPO kali ini adalah PT. Poliplant Sejahtera, yang merupakan perusahaan perkebunan dari anak usaha Cargill Tropical Palm Ltd, yang berlokasi di Kalimantan Barat.