PERSONEL PTPN I BENCHMARKING SMK-BK DI PTPN III (Persero)

Langsa, 12-11-2018 untuk dapat meningkatkan daya saing perusahaan dalam bisnis global dan meraih tujuan perusahaan diperlukan suatu metode untuk meningkatan kinerja karyawan. Metode ini harus didukung oleh beberapa faktor yang secara internal penting antara lain strategi, struktur, sistem manajemen dan budaya perusahaan.

Kementerian BUMN mendorong Perusahaan milik negara untuk menerapkan sistem penilaian karyawan berdasarkan kinerja (performance based) untuk mendorong tata kelola Perusahaan yang baik (GCG) sekaligus memberi keadilan kepada karyawan yang memiliki potensi tinggi.

Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut, terdapat metode yang dinamakan benchmarking, yaitu suatu proses studi banding dan mengukur suatu kegiatan perusahaan/organisasi terhadap proses operasi yang terbaik sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja (performance) perusahaan/organisasi.

Sistem penilaian kinerja karyawan yang dijalankan oleh PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) telah lama dikenal dengan nama Sistem Manajemen Kinerja (SMKi), dalam pelaksanaannya masih memiliki banyak kekurangan.

Oleh karena itu, dalam rangka pengembangan SMKI & RBK di PTPN I  memandang perlu untuk melakukan benchmarking ke Induk Perusahaan yaitu PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang sebelumnya telah melaksanakan sistem penilaian kinerja yang sistematis dalam bentuk aplikasi dan terintegrasi ke seluruh aspek tugas-tugas operasional SDM (kenaikan golongan, remunerasi) yaitu Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kompetensi (SMK-BK).

PTPN I menugaskan 3 personel Benchmarking ke PTPN III (Persero) pada tanggal 5 – 9 November 2018, Kasubbag.PSDM (Dedi Pribadi), Staf Subbag. SMK – BK (Rahmad Pandi Tambunan) dan Karyawan Pelaksana (Rahmi Zuraida) Bagian SDM dan Umum  untuk dapat menambah wawasan dimaksud.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan benchmarking ini adalah.

  1. Mempelajari Sistem Kinerja Berbasis Kompetensi (SMK-BK) di PTPN III (Persero) meliputi SMKI dan CLI (Competency Level Index) yang mendasari penyusunan Remunerasi Berbasis Kinerja (RBK).
  2. Mempelajari realisasi pelaksanaan/aplikasi SMK-BK di PTPN III (Persero).
  3. Sharing Session mengenai kelebihan dan kekurangan SMKi & RBK PTPN I serta menggali masukan untuk perbaikan.

Dari pelaksanaan kegiatan benchmarking tersebut, diharapkan dapat diaplikasikan ilmu-ilmu penilaian kinerja yang didapat di PTPN III (Persero) untuk diterapkan secara komprehensif di PTPN I.