SILATURRAHMI P3RI DENGAN DIREKSI PTPN I

Langsa, 19-9-2018 Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia (P3RI) yang merupakan wadah satu-satunya purna karyawan perkebunan sesuai dengan SK Menteri Pertanian  Nomor: 386/MENTAN/1979.

P3RI PTPN I yang diketuai oleh bapak Wismar Azial didampingi oleh pengurus harian  bersilaturrahmi dengan Direksi PTPN I. Dalam pertemuan tersebut Bapak Direktur Utama (Uri Mulyari) didampingi oleh Direktur Operasional (Desmanto) dan Direktur Komersil (Faisal Ahmad) juga Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan, Pembiayaan dan teknik di ruang kerja Direktur Utama. Kedatangan bapak-bapak dari P3RI disambut baik oleh para Direksi dan Kepala Bagian Kantor Pusat.

Dalam pertemuan tersebut Bapak UrI Mulyari menyampaikan  P3RI merupakan wadah para pensiunan dan  secara moral pensiunan juga punya tanggung jawab untuk menjaga kelangsungan perusahaan. Jangan timbulkan imej negatif bahwa pensiunan itu tidak memberikan kesempatan pada adik-adiknya yang masih bekerja untuk memperbaiki kondisi Perusahaan.

Maju mundurnya suatu perusahaan sangat ditentukan oleh terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan, antara lain karyawan, masyarakat, pemerintah dan begitu juga dengan pensiunan dari perusahaan itu sendiri.

Para pensiunan harus membantu upaya perusahaan memperbaiki kinerja demi untuk mempercepat upaya pemulihan kondisi keuangan perusahaan. Setelah kondisi keuangan perusahaan membaik barulah pihak manajemen PTPN I untuk menyelesaikan kewajibannya terhadap pensiunan secara bertahap mengingat kondisi keuangan yang belum memungkinkan untuk menyelesaikan secara keseluruhan
Bapak Wismar Azial selaku ketua P3RI saat itu menyampaikan kepada Direksi bahwa personel P3RI PTPN I menyadari bahwa kondisi perusahaan memang dalam kondisi yang memperihatinkan, belum dapat menyelesaikan pembayaran hak pensiunan, seperti Santunan Hari Tua (SHT). dan harus bersyukur sampai dengan saat ini perusahaan masih bisa bertahan.

Satu hal yang perlu dihargai dari sikap perusahaan adalah seluruh hak pensiunan yang masih tertunda pembayarannya tetap dicatat sebagai hutang perusahaan, yang pada saatnya nanti akan diselesaikan.

Jangan terpengaruh dengan hasutan pihak-pihak yang menginginkan adanya pemisahan antara karyawan dan pensiunan, karena dua komponen ini merupakan keluarga besar perkebunan yang sangat menentukan kelangsungan PTPN I pada masa yang akan datang.
Ketua P3RI juga  berharap, para pensiunan saat ini untuk berfikir jernih dan realistis melihat kondisi PTPN I dengan berbagai permasalahan yang dihadapi, dan tetap bersabar.

Silaturrahmi  berakhir  dengan rasa kekeluargaan dengan harapan kondisi perusahaan cepat membaik dan dapat menyelesaikan kewajibannya kepada para pensiunan