PTPN I MELAKSANAKAN UPACARA BENDERA TANGGAL 17 JULI 2018

Di halaman kantor pusat PTPN I Direktur Komersil (bapak Faisal Ahmad) membacakan sambutan Direktur Utama  pada pelaksanaan upacara bendera tanggal 17 Juli 2018, adapun sambutannya sebagai berikut.

 

Sambutan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I

Pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih

Tanggal, 17 Juli 2018

 

 

Assalamualaikum Wr.Wb.

 

Yang saya hormati ;

 

  • Rekan-rekan Direksi
  • Kepala Bagian Kantor Pusat
  • Papam Kantor Pusat
  • Manajer Kebun/Pabrik
  • Karyawan dan Karyawati Kantor Pusat
  • Karyawan dan Karyawati Kebun/Pabrik

 

Alhamdulillah, dengan Kudrah dan Iradah Allah SWT kita semua berada dalam keadaan sehat walafiat sehingga dapat mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih pagi hari ini serta melaksanakan aktivitas kerja dan kegiatan lainnya, selanjutnya selawat serta salam marilah kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya yang telah memberikan tuntunan risalah kepada kita sebagai Umatnya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

 

Saudara-saudara sekalian

Kondisi keuangan perusahaan saat ini masih belum menggembirakan dimana pengeluaran biaya tidak sebanding dengan pendapatan karena perolehan produksi yang diraih oleh masing-masing kebun tidak tercapai seperti yang telah ditetapkan dalam RKAP 2018 bahkan ada beberapa kebun perolehan produksi jauh dibawah RKAP 2018 untuk itu agar bagian tanaman segera mengambil langkah-langkah antisipasi untuk meraih produksi yang maksimal, berdasarkan laporan keuangan perusahaan sampai dengan Triwulan II/2018  masih mengalami kerugian sebesar Rp92,09 Milyar.  91,53

 

Saudara-saudara sekalian

Saat ini sudah memasuki Triwulan III tahun 2018,   saya atas nama manajemen menghimbau mari sama-sama kita tingkatkan peraihan perolehan produksi untuk mengejar ketertinggalan peraihan produksi pada Triwulan II/2018, seperti kita ketahui bersama, peraihan produksi dan rendemen minyak sawit masing-masing kebun dan pabrik sampai dengan Triwulan II 2018  dapat kami sampaikan sebagai berikut :

 

 

Peraihan produksi baik kebun sendiri maupun dari pembelian TBS masih jauh dari RKAP tahun 2018 dimana kebun sendiri baru tercapai sebesar (67,42%), sedangkan untuk pembelian TBS hanya tercapai (76,36%)  untuk rendemen kebun sendiri  sebesar (20,92%) juga masih dibawah RKAP tahun 2018.

 

 

 

Saudara-Saudara Sekalian

Dalam rangka meraih produksi yang maximal di Triwulan III/2018 dan untuk menutupi kekurangan capaian produksi di banding RKAP Triwulan II/2018 pada kesempatan ini, saya minta agar seluruh kebun berupaya semaksimal mungkin untuk turut meningkatkan peraihan produksi dengan tidak mengabaikan prinsip dan kriteria panen yang telah ditetapkan.

 

Disamping itu saya menghimbau agar semua kebun tingkatkan Pam Swakarsa keamanan produksi baik di ancak maupun di TPH-TPH serta pengamanan terhadap asset-asset perusahaan, jangan sampai dijarah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 

Saudara-Saudara Sekalian

Mari sama-sama kita tingkatkan terus disiplin kerja, patuh terhadap semua ketentuan dan peraturan-peraturan perusahaan serta tetap menjalin kebersamaan dalam bekerja disemua lini serta terus kita benahi perbaikan terhadap kesalahan sehingga tingkat resiko Perusahaan semakin menurun.

 

Saya ingatkan kembali bahwa kita dalam bekerja tidak luput dari kealfaan tidak mengetahui apa yang akan terjadi dimasa akan datang, oleh karenanya mari sama-sama menjaga ketentraman di lingkungan kerja terutama ketentraman dalam bekerja dan ketentraman dalam bersikap, jika ada hal-hal yang perlu didiskusikan, maka dibicarakan terlebih dahulu dengan pejabat terkait, tidak perlu ke pihak-pihak lain yang dapat memberikan kesan buruk terhadap perusahaan. Pada momen ini saya tegaskan kepada Pejabat Puncak PT Perkebunan I dan jajarannya untuk dapat memahami dan melaksanakan hal tersebut.

 

Selain itu kami menghimbau komitmen kita kepada Prinsip-Prinsip GCG tetap kita pegang teguh, saya menghimbau dan berharap agar kita semua baik bagian-bagian di kantor pusat maupun unit usaha kebun dan pabrik dalam kesempatan ini saya tidak bosan-bosan menyampaikan agar bersungguh-sungguh mengendalikan biaya yang dianggarkan sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas sehingga hal-hal tersebut sesuai dengan Prinsip GCG.

 

Saudara-Saudara Sekalian

Demikian arahan saya, seraya kita berdo’a kita tetap diberikan kekuatan dalam menjalani kehidupan serta melaksanakan tugas sehari-hari di Perusahaan dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayahnya serta petunjuk-petunjuk kepada kita semua.

Amin Ya Rabbal Alamin

Billahi taufik wal hidayah,

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

 

PT Perkebunan Nusantara I

Direksi,

 

 

Uri Mulyari

Direktur Utama